Berita Hot Logo Image

Gunung Purba Setelah 60 Juta Tahun Kembali Aktif

 Gunung Purba Setelah 60 Juta Tahun Kembali AktifBantul- Gunung api purba Nglanggeran yang terletak di kecamatan patuj, Gunungkidul< DIY, membuat warga setempat resah. Warga menduga bahwa gunung tersebut aktif kembali.

Sejak seminggu terakhir,warga sekitar gunung Nglanggeran merasakan getaran dan suara genuruh dari gunung yang sudah lama tidak aktif ini. Meskipun terletak di kabupaten Gunungkidul,letak Gunung Nglanggeran juga berbatasan dengan Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul.Warga bantul pun ikut mendengar bunyi gemuruh tersebut.

“Beberapa hari yang lalu teman saya kasih tahu ada suara bergemuruh di sana.Sejak semunggu lalu, sering terdengar bunyi gemuruh, dikiranya dari merap. Tapi teman saya di Banguntapan juga cerita begiru, dia dengar gemuruh dari arah gunung Nglanggeran,”ujar seorang warga kecamatan Kasihan,Bantul.

Gemuruh tersebut telah membuat resah warga setempat,salah seorang warga yang tinggalnya sekitar 15 km dari gunung tersebut mengaku melihat langsung adanya kepulan asap keluar dari arah gunung tersebut.

“Saya melihat kepulan asap agak tinggi seperti gunung berapi,bukan seperti awan.Saya melihatnya pukul 05.20 WIB ,asap itu tertiup angin ke arah utara,”tutur salah satu warga tersebut.

Menurutnya, kepulan asap seperti ini baru hari ini terlihat dari Gunung Nglanggeran yang terletak di sebelah timur Yogyakarta ini.Warga tersebut  yakin bahwa kepulan asap tersebut bukanlah awan biasa.

“Sebelumnya kalau dari informasi teman,dia status hari selasa,dia tulis kabar gawat, Gunung purba Nglanggeran aktif lagi setelah 60 juta tahun.Di piyungan terasa bergetar dan bergemuruh,” terangnya.

Dia menuturkan, terhadap situasi meresahkan seperti ini warga setempat berniat untuk menanyakan langsung kepada emkab Gunungkidul. Warga ingin tahu apakah benar gunung api purba Nglanggeran kembali aktif.(dikutip dari detik.com)

GD Star Rating
loading...
GD Star Rating
loading...

Popularity: 3% [?]

Incoming search terms:

Hot Topik:

 

Share This Story:  Email  Print More

Comments are closed.